Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Hiperpigmentasi Saat Hamil: Kenapa Kulit Menggelap

Garis gelap di perut, ketiak menghitam, areola melebar. Kenapa kulit menggelap saat hamil, dan bagian mana yang akan memudar sendiri.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit 4 menit baca
Ibu hamil berdiri di depan cermin kamar mandi, terlihat dari belakang dan samping.

Sekitar bulan keempat, Mama berdiri di depan cermin dan menyadarinya: garis gelap membelah perut, leher terlihat lebih kusam, areola melebar dan jauh lebih gelap.

Lebih dari 90% ibu hamil mengalaminya dalam suatu bentuk, dan sebagian besarnya akan memudar sendiri setelah melahirkan. Sebagian kecil tidak, dan ada beberapa hal yang bisa Mama lakukan sekarang supaya tidak bertambah gelap.

Kenapa kulit menggelap saat hamil

Penyebabnya satu, dampaknya di mana-mana.

Kehamilan menaikkan kadar estrogen dan progesteron secara drastis. Kedua hormon ini merangsang melanosit, sel penghasil pigmen di lapisan bawah kulit, bekerja lebih aktif. Melanosit yang lebih aktif memproduksi lebih banyak melanin, dan melanin itulah yang membuat kulit tampak lebih gelap.

Penyebarannya tidak merata. Melanosit lebih padat di beberapa area tubuh, dan area itulah yang paling terlihat berubah: areola, area kemaluan, ketiak, leher, lipatan paha, dan garis tengah perut.

Dua hal memperparahnya. Sinar UV adalah pemicu langsung produksi melanin, dan kulit yang melanositnya sudah terangsang hormon akan bereaksi jauh lebih kuat terhadap paparan matahari. Gesekan dan iritasi punya efek serupa: kulit yang berulang kali teriritasi merespons dengan memproduksi pigmen, yang disebut hiperpigmentasi pasca-inflamasi. Itu sebabnya area yang sering bergesekan atau dicukur menggelap lebih cepat.

Bentuk yang paling sering muncul

Linea nigra, garis gelap di perut

Garis vertikal yang membentang dari pusar ke bawah, kadang sampai ke atas pusar.

Yang jarang diketahui: garis itu sudah ada sejak sebelum hamil. Namanya linea alba, garis jaringan ikat tempat otot perut kiri dan kanan bertemu. Warnanya sama dengan kulit sekitar sehingga tidak terlihat. Hormon kehamilan membuatnya menghitam dan tiba-tiba tampak.

Biasanya muncul di trimester kedua dan memudar dalam beberapa bulan setelah melahirkan.

Areola yang melebar dan menggelap

Perubahan ini sering terjadi paling awal. Banyak Mama menyadarinya bahkan sebelum tes kehamilan.

Ada dugaan menarik soal fungsinya. Penglihatan bayi baru lahir masih sangat terbatas, dan areola yang lebih gelap memberi target kontras tinggi yang lebih mudah ditemukan. Ukurannya umumnya mengecil setelah masa menyusui selesai, meski warnanya bisa menetap lebih gelap dari sebelumnya.

Ketiak, leher, dan lipatan paha

Area lipatan menggelap karena melanosit yang padat, hormon yang merangsangnya, dan gesekan sehari-hari, semuanya bekerja bersamaan.

Bentuk ini paling bisa Mama pengaruhi, karena faktor gesekannya ada dalam kendali Mama. Mencukur lebih jarang, memilih produk yang tidak mengiritasi, dan memakai bahan yang menyerap keringat semuanya berpengaruh.

Melasma, bercak di wajah

Bentuk yang paling membandel, dan satu-satunya yang sering menetap setelah melahirkan. Karena penanganannya berbeda, kami membahasnya terpisah di artikel tentang melasma saat hamil.

Tahi lalat dan bekas luka yang menggelap

Tahi lalat lama, bintik, dan bekas luka juga bisa menjadi lebih gelap. Perubahan ini biasanya normal.

Tetapi periksakan ke dokter kulit bila ada tahi lalat yang membesar dengan cepat, bentuknya menjadi tidak simetris, tepinya tidak rata, warnanya bercampur, atau berdarah. Kehamilan bukan alasan untuk menunda pemeriksaan tahi lalat yang mencurigakan.

Mana yang akan memudar sendiri

Kabar baiknya, sebagian besar akan memudar.

Linea nigra, penggelapan ketiak dan lipatan, serta penggelapan kulit yang menyeluruh umumnya pulih dalam beberapa bulan. Areola dan tahi lalat yang menggelap memudar sebagian, sering menyisakan bayangan. Melasma di wajah adalah yang paling sering menetap dan butuh penanganan tersendiri.

Waktunya mengikuti hormon. Sebagian besar Mama melihat perbaikan nyata dalam 3 sampai 6 bulan setelah melahirkan, dan lebih lambat bila menyusui.

Yang bisa Mama lakukan sekarang

Lindungi kulit dari matahari, ini yang paling menentukan. Bukan hanya untuk wajah. Bila Mama berjemur dengan perut terbuka, linea nigra akan menggelap lebih jauh. Tabir surya mineral dengan zinc oxide dan titanium dioxide bekerja di lapisan pelindung di permukaan kulit, menyerap sebagian besar UV di sana dan memantulkan sisanya, dan menjadi pilihan yang banyak dianjurkan selama kehamilan karena tidak banyak terserap ke dalam kulit.

Kurangi gesekan. Pakaian yang terlalu ketat di leher, ketiak, dan lipatan paha memperburuk pigmentasi di area yang memang sudah rentan.

Berhenti menggosok. Reaksi pertama banyak Mama terhadap ketiak yang menggelap adalah menggosoknya lebih keras. Ini justru menambah iritasi, dan iritasi menambah pigmen.

Pilih bahan aktif yang aman. Niacinamide, vitamin C dalam bentuk stabil seperti Ethyl Ascorbic Acid, dan azelaic acid umumnya dianggap aman selama kehamilan. Ekstrak peony juga digunakan sebagai bahan pencerah dan menjadi bahan utama Advanced Brightening Serum Mama's Choice.

Hindari hidrokuinon dan retinoid. Keduanya efektif untuk pigmentasi, tetapi tidak dianjurkan selama kehamilan.

Bersabar dengan urutannya. Melindungi dari matahari lebih dulu, baru mencerahkan. Bahan pencerah apa pun bekerja melawan arus bila paparan UV harian tidak dikendalikan.

Kapan perlu ke dokter

Hubungi tenaga kesehatan bila:

  • Tahi lalat berubah bentuk, ukuran, warna, atau berdarah
  • Kulit menggelap disertai rasa gatal hebat, terutama di telapak tangan dan kaki, yang bisa menandakan kolestasis kehamilan
  • Muncul bercak gelap seperti beludru di leher atau ketiak secara tiba-tiba, yang kadang berkaitan dengan resistensi insulin
  • Pigmentasi belum juga memudar setelah setahun

Selebihnya: apa yang sedang terjadi pada kulit Mama adalah reaksi wajar tubuh terhadap kehamilan, dan sebagian besarnya akan pergi dengan sendirinya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah linea nigra akan hilang setelah melahirkan?
Pada sebagian besar Mama, garis gelap di perut memudar dalam beberapa bulan setelah melahirkan seiring kembalinya kadar hormon. Sebagian menyisakan bayangan samar yang tidak hilang sepenuhnya.
Apakah hiperpigmentasi saat hamil bisa dicegah?
Pemicunya hormon, jadi tidak bisa dicegah sepenuhnya. Yang bisa dikendalikan adalah dua faktor yang memperparahnya: paparan sinar matahari dan gesekan atau iritasi berulang pada kulit.
Bahan pencerah apa yang aman dipakai saat hamil?
Niacinamide, vitamin C dalam bentuk stabil, dan azelaic acid umumnya dianggap aman. Yang dihindari adalah hidrokuinon dan retinoid. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan bila ragu.
Kenapa areola saya membesar dan menggelap?
Ini perubahan normal yang dipicu hormon, dan diperkirakan membantu bayi baru lahir menemukan puting karena penglihatannya masih terbatas. Ukurannya biasanya mengecil setelah masa menyusui berakhir.

Sumber

  • Mama's Choice — data uji: penekanan melanin 54% setelah 3 bulan dengan 0,01% Ethyl Ascorbic Acid
  • American Academy of Dermatology — perubahan kulit selama kehamilan

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

Advanced Brightening Serum

Beauty

Advanced Brightening Serum

Rp 174.900Rp 209.000hemat 16%

★ 4.9 · 195 ulasan

150 ribu+ terjual/tahunDry Serum Deodorant

Hygiene & Feminine Care

Dry Serum Deodorant

Rp 91.000Rp 169.000hemat 46%

★ 4.9 · 307 ulasan

Daily Protection Face Moisturizer

Beauty

Daily Protection Face Moisturizer

Rp 134.900

★ 4.9 · 164 ulasan

Baca juga

Tanya kami