Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Gigi Lebih Sensitif, Kapan Sebaiknya Ibu Hamil Ke Dokter

Mari kita jawab pertanyaan ini. Bolehkah ibu hamil ke dokter gigi? Apa saja tindakan yang diperbolehkan? - Jangan ke dokter gigi jika hanya ada keluhan.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Gigi Lebih Sensitif, Kapan Sebaiknya Ibu Hamil Ke Dokter

Mari kita jawab pertanyaan ini. Bolehkah ibu hamil ke dokter gigi? Apa saja tindakan yang diperbolehkan? Kapan sebaiknya ibu hamil memeriksakan kondisi giginya ke dokter gigi?

Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) justru menyarankan ibu hamil wajib memeriksakan kesehatan gigi dan mulut seawal mungkin setelah dipastikan positif hamil.

Beberapa poin yang dihimbau oleh **PDGI**untuk kesehatan gigi dan mulut ibu hamil antara lain:

  • Perawatan gigi dan mulut harus dilakukan secara rutin selama kehamilan, sekurang-kurangnya pada trimester pertama dan trimester kedua.

  • Jangan ke dokter gigi jika hanya ada keluhan. Kunjungi dokter gigi secara berkala setidaknya setiap 6 bulan sekali. Ini adalah anjuran PDGI bagi setiap orang tanpa terkecuali.

  • Sebelum ke dokter gigi, pastikan Mama telah mendapatkan rekomendasi dari dokter kandungan atau bidan.

  • Jika mengalami sakit gigi dan masalah gusi, ibu hamil dilarang mengonsumsi obat-obatan bebas tanpa resep dokter.

  • Tindakan pembedahan atau pengobatan gigi, harus dilakukan sesuai dengan saran dokter.

Sesuai dengan diagnosa dan kondisi, dokter gigi nantinya akan menyarankan kapan waktu Mama untuk kontrol kembali. Pengobatan dapat diberikan sepanjang usia kehamilan, dengan periode waktu yang ideal adalah pada minggu ke-14 dan minggu ke-20 kehamilan.

ibu hamil tidak boleh cabut gigi

Penambalan gigi berlubang aman dilakukan saat hamil dan tidak perlu ditunda sampai melahirkan. PDGI, ADA, dan ACOG sama-sama menegaskan hal ini. Justru sebaliknya: membiarkan gigi berlubang dan infeksi gusi berjalan selama kehamilan dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi, termasuk kelahiran prematur, karena peradangannya tidak berhenti di mulut.

Trimester kedua biasanya jadi waktu yang paling nyaman untuk perawatan gigi terencana, tetapi nyeri dan infeksi ditangani kapan pun ia muncul. Yang perlu Mama lakukan hanyalah memberi tahu dokter gigi bahwa Mama sedang hamil dan berapa usia kehamilannya, supaya pemilihan obat, posisi kursi, dan pelindung rontgen disesuaikan.

Tindakan yang biasanya memang ditunda sampai setelah melahirkan adalah perawatan yang sifatnya estetik dan bisa menunggu, misalnya pemutihan gigi.

Pastikan penanganan dan perawatan gigi saat hamil sudah tepat

Ibu hamil memiliki risiko gigi sensitif dan bermasalah dua kali lipat daripada saat tidak hamil. Selain hormon, faktor penyebab lainnya adalah bakteri dan kurangnya asupan kalsium. Gusi bengkak dan berdarah,sakit gigi, hipersaliva atau terlalu banyak air liur, dan gigi berlubang adalah yang paling sering terjadi selama kehamilan.

Jangan sampai, Mama salah kaprah dalam menanganinya. Memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional yang jatuh pada 12 September Mama’s Choice mengajak Mama untuk merawat kesehatan gigi dan mulut dengan cara yang tepat. Diantaranya dengan:

  • Menjaga konsumsi makanan sehari-hari

  • Menyikat gigi minimal 2 kali dalam sehari

  • Menggunakan obat kumur untuk mencegah bakteri dan mengurangi mual, serta

  • Memilih produk perawatan gigi yang aman untuk kehamilan dan kesehatan kandungan

Pertama di Indonesia! Mama’s Choice Toothpaste hadir sebagai produk perawatan gigi dan mulut untuk ibu hamil dan menyusui.

Mama’s Choice Non-Fluoride Toothpaste

Dibuat dengan formula aman tanpa fluoride, tanpa triclosan, tanpa SLS, dan tanpa pewarna buatan, sehingga tidak akan mengganggu perkembangan janin di dalam kandungan.

Pasta gigi aman ini juga diperkaya dengan bahan-bahan natural terpilih, seperti mint, klorofil, siwak, dan allantoin yang telah teruji klinis bermanfaat untuk kesehatan gigi dan mulut. Pasta gigi siwak ini juga telah tersertifikasi halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pasta gigi MamaMama @nevie.rose dan keluarga telah menggunakan Mama’s Choice Toothpaste sejak kehamilan pertama

Klik **[Mama’s Choice Toothpaste di Shopee](https://shopee.co.id/Mamas-Choice-Toothpaste-(Pasta-gigi-halal-tanpa-fluoride-khusus-ibu-hamil-menyusui)-i.145504671.2246882362? Yuk, Selamat membuktikan khasiat dan formula aman Mama’s Choice 🙂

Trimester Mana yang Paling Nyaman

Trimester pertama. Pemeriksaan dan pembersihan karang gigi aman. Tindakan yang bisa ditunda biasanya dijadwalkan ulang. Bahayanya tidak ada, hanya mual dan kelelahan membuat Mama tidak nyaman berbaring lama.

Trimester kedua. Waktu paling ideal untuk tindakan seperti penambalan atau perawatan saluran akar. Mual biasanya sudah mereda dan perut belum terlalu besar.

Trimester ketiga. Masih aman, tetapi berbaring telentang lama menjadi tidak nyaman. Sesi yang lebih pendek dan posisi kursi yang dimiringkan ke kiri membantu.

Obat Bius, Rontgen, dan Antibiotik

Yang paling sering dikhawatirkan:

Obat bius lokal umumnya aman digunakan selama kehamilan. Menahan nyeri tanpa bius justru menimbulkan stres yang tidak perlu.

Foto rontgen gigi menggunakan dosis radiasi sangat kecil dan diarahkan ke area yang jauh dari rahim. Dengan celemek pelindung, tindakan ini dinilai aman bila memang diperlukan. Yang biasa dilakukan: ditunda kalau tidak mendesak, dikerjakan kalau menentukan diagnosis.

Antibiotik, beberapa golongan aman untuk kehamilan, dan beberapa tidak, terutama tetrasiklin. Karena itu penting menyebutkan kehamilan sebelum resep ditulis.

Yang paling menentukan keamanan adalah apakah dokter gigi tahu Mama sedang hamil dan berapa usia kehamilannya.

Kondisi yang Tidak Boleh Ditunda

Sakit gigi berdenyut, terutama yang membangunkan Mama di malam hari.

Gusi bengkak bernanah atau pembengkakan di pipi, infeksi gigi dapat menyebar, dan infeksi yang tidak ditangani membawa risiko yang lebih besar bagi kehamilan daripada tindakan giginya.

Gigi patah atau tambalan lepas yang melukai lidah.

Gusi berdarah hebat yang tidak membaik meski kebersihan mulut sudah dijaga.

Benjolan pada Gusi yang Sering Mengejutkan

Sebagian Mama mendapati benjolan merah kecil pada gusi yang mudah berdarah. Namanya granuloma kehamilan, dan meski penampilannya mengkhawatirkan, ini jinak.

Biasanya mengempis sendiri setelah melahirkan. Bila terlalu besar sampai mengganggu makan, dokter gigi dapat mengangkatnya.

Ringkasnya

Boleh, dan sebaiknya memang datang. Trimester kedua paling nyaman untuk tindakan, obat bius lokal aman, rontgen aman dengan pelindung bila diperlukan.

Yang wajib: sebutkan kehamilan dan usia kandungan sebelum apa pun dimulai.

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga

Tanya kami