Gusi Berdarah Saat Hamil: Penyebab dan Cara Menanganinya
Sekitar separuh ibu hamil mengalaminya. Kenapa gusi berdarah saat hamil, apa yang membantu, dan kapan harus ke dokter gigi.

Ada warna merah muda di busa pasta gigi. Mama berhenti, berkumur, dan melihatnya lagi besok pagi.
Ini bukan karena Mama menyikat terlalu keras. Hampir separuh ibu hamil mengalaminya, penyebabnya hormon, dan yang paling penting untuk diketahui sekarang adalah bahwa berhenti menyikat akan memperburuknya.
Kenapa gusinya berdarah
Perubahan hormon selama kehamilan membuat jaringan gusi lebih banyak dialiri darah dan bereaksi lebih kuat terhadap plak.
Artinya jumlah plak yang sama, yang dulu tidak menimbulkan apa-apa, kini bisa membuat gusi bengkak, kemerahan, dan mudah berdarah. Kondisi ini punya nama sendiri di kedokteran gigi karena begitu seringnya terjadi pada kehamilan.
Biasanya mulai terasa pada trimester kedua dan memuncak menjelang trimester ketiga, lalu mereda setelah melahirkan.
Yang membuatnya lebih berat
Mual di trimester pertama membuat menyikat gigi jadi terburu-buru atau dilewatkan, dan plak menumpuk. Asam lambung setelah muntah melunakkan email gigi untuk sementara, sehingga menyikat langsung setelahnya justru mengikis email yang sedang lunak. Ngidam yang manis atau asam menambah paparan, dan yang berpengaruh adalah frekuensinya, bukan jumlahnya.
Lalu satu hal yang paling masuk akal untuk dilakukan dan paling memperburuk: berhenti menyikat karena takut berdarah.
Yang benar-benar membantu
Tetap menyikat, tapi lebih lembut. Sikat berbulu lembut, tekanan ringan, gerakan memutar kecil tepat di batas gusi dan gigi. Dua kali sehari, dua menit.

Gusi yang meradang akan berdarah pada hari-hari pertama. Kalau plak dibersihkan konsisten, perdarahan biasanya berkurang dalam satu sampai dua minggu.
Bersihkan sela gigi. Benang gigi atau sikat interdental. Sebagian besar radang gusi dimulai di sela yang tidak terjangkau sikat.
Setelah muntah, jangan langsung menyikat. Berkumur dengan air biasa, atau air dengan sedikit baking soda, lalu tunggu sekitar 30 menit sebelum menyikat.
Kurangi frekuensi ngemil, bukan jumlahnya. Sepuluh kali sedikit lebih merusak daripada sekali banyak.
Minum air setelah makan. Membantu membilas sisa makanan dan asam.
Soal pasta gigi
SLS, bahan yang membuat pasta gigi berbusa melimpah, dikaitkan dengan iritasi mulut dan sariawan pada sebagian orang. Ketika gusi sudah lebih mudah meradang, itu terasa. Rasa yang terlalu kuat juga bisa memicu mual pada trimester pertama.
Fluoride adalah pilihan yang sebaiknya Mama bicarakan dengan dokter gigi. Fluoride efektif mencegah gigi berlubang, dan sebagian Mama tetap memilih menghindarinya selama kehamilan sebagai bentuk kehati-hatian.
Natural Toothpaste kami dibuat bebas SLS dan tanpa fluoride, dengan rasa mint yang ringan. Perlu ditegaskan supaya tidak salah dibaca: pasta gigi berfluoride tidak membahayakan janin bila dipakai sesuai anjuran, ACOG dan ADA justru menganjurkannya selama kehamilan, asalkan diludahkan. Formula kami adalah pilihan kenyamanan, bukan koreksi atas bahaya. Pembahasan lengkap mengapa ketiga bahan itu kami tinggalkan ada di Kamus Bahan.
Kenapa ini bukan soal kosmetik
Radang gusi yang dibiarkan berkembang menjadi radang jaringan penyangga gigi, dan pada tahap itu kerusakannya tidak sepenuhnya bisa dikembalikan.
Kesehatan gigi dan gusi selama kehamilan sudah lama menjadi perhatian tenaga kesehatan, dan pemeriksaan gigi kini umum dianjurkan sebagai bagian dari perawatan kehamilan.
Ada juga alasan yang lebih praktis. Setelah bayi lahir, waktu untuk ke dokter gigi jauh lebih sulit didapat. Masa hamil, terutama trimester kedua, justru waktu yang paling memungkinkan.
Menyikat gigi ketika mual
Ini kendala nyata di trimester pertama, dan jarang dibahas.
Menyikat tidak harus pagi hari. Pilih waktu ketika mual sedang paling ringan, karena itu jauh lebih baik daripada tidak menyikat sama sekali. Sikat berkepala kecil membantu, karena kepala yang besar lebih mudah menyentuh langit-langit belakang dan memicu refleks muntah. Pasta gigi seukuran kacang polong sudah cukup, dan busa berlebih sering justru yang memicu.
Menunduk saat menyikat menahan busa supaya tidak berkumpul di belakang mulut. Bernapas lewat hidung, dan menyikat perlahan.
Kalau hari itu benar-benar tidak bisa, berkumur dengan air lalu membersihkan sela gigi tetap jauh lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa.
Kapan harus ke dokter gigi
Jangan menunggu sampai melahirkan. Perawatan gigi selama kehamilan umumnya aman, dan menunda masalah gigi biasanya membuatnya lebih besar.
Segera periksa bila:
- Gusi bengkak yang tidak membaik setelah dua minggu menyikat dengan benar
- Nyeri gigi yang menetap
- Ada benjolan di gusi, yang umumnya tidak berbahaya tetapi tetap perlu diperiksa
- Gigi terasa goyang
- Gusi bernanah, atau wajah membengkak
Beri tahu dokter gigi usia kehamilan Mama. Trimester kedua sering jadi waktu paling nyaman untuk perawatan yang bisa dijadwalkan.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Kenapa gusi mudah berdarah saat hamil?
- Perubahan hormon membuat jaringan gusi lebih banyak dialiri darah dan bereaksi lebih kuat terhadap plak. Plak yang dulu tidak menimbulkan apa-apa kini bisa membuat gusi bengkak dan mudah berdarah. Kondisi ini cukup umum dan biasanya mereda setelah melahirkan.
- Apakah tetap harus menyikat gigi kalau gusi berdarah?
- Ya, dan justru harus. Berhenti menyikat membuat plak menumpuk dan radangnya bertambah. Yang perlu diubah adalah caranya: sikat berbulu lembut, tekanan ringan, gerakan memutar kecil di batas gusi.
- Aman ke dokter gigi saat hamil?
- Aman, dan dianjurkan. Pembersihan karang gigi dan penanganan masalah gigi umumnya bisa dilakukan selama kehamilan. Beri tahu dokter gigi bahwa Mama sedang hamil dan usia kehamilannya. Trimester kedua sering menjadi waktu yang paling nyaman.
- Kenapa menyikat gigi bikin mual?
- Refleks muntah lebih peka pada trimester pertama. Coba sikat gigi di waktu yang berbeda, gunakan sikat berkepala kecil, dan pilih pasta gigi yang rasanya ringan. Jangan langsung menyikat setelah muntah, berkumur dulu, tunggu sekitar 30 menit.
- Apakah pasta gigi tanpa fluoride cukup membersihkan?
- Daya bersih datang dari sikat dan bahan pembersih lembut di dalam pasta, bukan dari fluoride. Fluoride berperan pada pencegahan gigi berlubang, dan pilihan memakainya atau tidak sebaiknya didiskusikan dengan dokter gigi Mama.
Sumber
- Mama's Choice Natural Toothpaste — bebas SLS dan fluoride, terdaftar BPOM
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.



