3 Manfaat White Cast Mama Harus Tau
Lapisan putih yang tertinggal setelah memakai sunscreen mineral. Apa itu white cast, kenapa ia muncul, dan manfaat di baliknya.

Mama mengoleskan sunscreen, lalu melihat lapisan keputihan yang tidak mau menyatu dengan kulit.
Namanya white cast, efeknya sementara, dan ia tidak berbahaya. Yang lebih berguna untuk diketahui: lapisan itu adalah bagian dari cara kerja sunscreen mineral, dan itu sebabnya jenis ini justru yang dianjurkan untuk kulit sensitif, ibu hamil, dan bayi.
White Cast adalah…

White cast adalah efek samping yang disebabkan oleh penggunaan tabir surya atau sunscreen pada kulit orang-orang yang memiliki warna lebih gelap. Meskipun begitu, tidak perlu khawatir, karena white cast ini hanyalah efek sementara dan tidak akan menimbulkan efek jangka panjang yang berbahaya pada kesehatan kulit.
Kenapa Sunscreen Menimbulkan Efek White Cast pada Kulit?
Menurut seorang pakar dermatologi asal New York, Amerika Serikat, Dr. Michelle Henry, efek white cast terjadi karena disebabkan oleh kandungan berwarna putih yang ada di dalam sunscreen, yaitu titanium dioxide dan zinc oxide. Kedua jenis kandungan tersebut berguna untuk mencegah kerusakan akibat sinar matahari yang berbahaya, dengan tetap berada di permukaan kulit.
Terdapat dua jenis sunscreen yang paling umum dan banyak beredar di pasaran itu sendiri ada dua jenis, yaitu:
1. Chemical Sunscreen
Chemical Sunscreen adalah jenis sunscreen yang melindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan cara menyerap sinar UV masuk ke dalam kulit dan mengubahnya menjadi panas, sehingga tidak merusak lapisan kulit lebih dalam.

2. Mineral (Physical) Sunscreen
Sedangkan Mineral Sunscreen atau Physical Sunscreen adalah jenis sunscreen yang melindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan cara memantulkan kembali paparan sinar UV agar tidak menembus ke dalam kulit.
Karena pemantulan atau pembelokan itulah, mineral sunscreen menimbulkan efek white cast pada kulit. Jenis ini justru yang paling cocok untuk kulit sensitif, termasuk kulit bayi dan anak-anak.
Selain itu, cara kerja mineral sunscreen pun jauh lebih cepat daripada chemical sunscreen yang harus menunggu sekitar 20–30 menit untuk melindungi kulit secara menyeluruh. Hal ini tentu akan memudahkan Mama yang ingin segera pergi keluar rumah tanpa perlu menunggu terlebih dahulu.
Baca juga: Pentingnya Sunscreen untuk Bayi dan Anak-Anak!
Manfaat White Cast untuk Melindungi Kulit
Efek white cast yang disebabkan oleh titanium dioxide dan zinc oxide justru punya beberapa manfaat, Ma:
-
Sunscreen yang memiliki efek white cast tidak akan menyerap ke dalam kulit, sehingga kecil kemungkinannya untuk menimbulkan reaksi pada kulit.
-
Dapat menjadi alternatif perlindungan dengan spektrum lebih luas, dimana dapat mencegah kerusakan jangka pendek dan jangka panjang, seperti penuaan akibat radiasi dari sinar UV yang berbahaya, terutama UVA dan UVB.
-
Tidak mudah larut di dalam air dan pelarut organik lainnya. Hal ini terjadi karena kandungan titanium dioxide dan zinc oxide yang menimbulkan efek white cast memiliki pigmen berwarna putih yang padat. Sehingga, produk sunscreen akan tetap bertahan dan berada di permukaan kulit meskipun terkena air.
Bagaimana Cara Mengatasi White Cast
Penting untuk selalu menggunakan sunscreen kapanpun dan dimanapun, agar kulit tetap sehat dan terhindar dari kerusakan yang disebabkan sinar UVA/UVB. Namun, karena efek white cast yang ditimbulkan oleh kebanyakan sunscreen membuat tampilan menjadi tidak menarik, banyak orang yang memilih untuk melewatkan penggunaannya. Jangan ditiru ya Ma!
Menghindari efek white cast dengan melewatkan penggunaan sunscreen bukanlah opsi terbaik yang dapat Mama gunakan. Alih-alih menghindarinya, alangkah baiknya Mama gunakan beberapa cara di bawah ini untuk mengatasi efek white cast pada kulit.
-
Aplikasikan produk sunscreen secukupnya pada area wajah dan leher sedikit demi sedikit. Ini dilakukan agar produk sunscreen dapat menjangkau seluruh area kulit dan tidak mengalami penumpukkan.
-
Saat mengaplikasikan produk, alangkah baiknya Mama tepuk-tepuk area wajah dan leher secara perlahan agar sunscreen dapat terserap dengan baik ke dalam kulit. Cara ini terbukti ampuh dapat mengurangi efek white cast pada kulit.
-
Gunakan moisturizer atau krim pelembap sebelum mengaplikasikan produk sunscreen pada kulit, agar produk sunscreen dapat menyerap lebih rata dan menciptakan tampilan yang lebih baik pada area kulit.
Gunakan Sunscreen Aman dan Terbukti Efektif
Belum ada penelitian yang menunjukkan bahan dalam produk sunscreen berbahaya pada pemakaian biasa. Namun, beberapa ahli dan organisasi dermatologi, menganjurkan untuk tidak menggunakan chemical sunscreen dengan kandungan oxybenzone di dalamnya karena khawatir dapat mengganggu hormon dan menyebabkan reaksi alergi pada kulit.
Sejalan dengan hal tersebut, mereka lebih menganjurkan kita untuk menggunakan mineral sunscreen, karena kandungan titanium dioxide dan zinc oxide yang ada didalamnya merupakan senyawa paling sehat yang terbukti aman dan efektif digunakan oleh mereka yang memiliki kulit sensitif, seperti bayi, anak-anak, dan ibu hamil.
“Dari 16 bahan aktif yang dipasarkan saat ini, dua bahan di antaranya, zinc oxide dan titanium dioxide adalah aman dan efektif (GRASE) untuk digunakan dalam produk sunscreen”, The United States Food and Drug Administration (FDA)
Salah satu mineral sunscreen yang sudah pasti 0% bahan kimia adalah Mama’s Choice Gentle Sunscreen.
Selain mengandung SPF 30 PA++ broad spectrum yang dapat melindungi kulit sensitif dari paparan sinar UVA dan UVB yang berbahaya, Mama’s Choice Gentle Sunscreen juga mengandung 3 bahan alami tambahan seperti:
-
Kelapa, berfungsi sebagai perisai yang melindungi kulit bayi dari efek iritasi dan mencegah kulit terbakar karena sinar UV.
-
Alpukat, kandungan antioksidan dan vitamin yang ada di dalamnya dapat membantu menutrisi sekaligus melindungi kulit dari radikal bebas.
-
Aloe Vera, membantu melembapkan kulit bayi sekaligus menenangkan kulit.
Luar biasanya, Mama’s Choice Gentle Sunscreen juga sudah teruji 80 menit water resistant sehingga dapat bekerja dan melekat pada kulit yang basah. Cocok banget untuk Mama yang aktif berkegiatan!

Diformulasikan untuk bayi, Mama’s Choice Gentle Sunscreen sudah pasti aman digunakan untuk segala usia. Mulai dari bayi, remaja, hingga dewasa! Dengan kandungan SPF 30 PA++ dan tiga bahan alami lainnya, sunscreen ini terbukti aman dan efektif untuk melindungi kulit sensitif tanpa menimbulkan efek berminyak pada kulit.
Mama’s Choice juga menyediakan pelembap yang sudah dilengkapi mineral sunscreen, yakni Mama’s Choice Daily Protection Face Moisturizer!
Memiliki kandungan SPF 20 PA++ dengan rice extract dan hyaluronic acid, pelembap sekaligus mineral sunscreen ini dapat melindungi dan menutrisi segala jenis permasalahan kulit wajah Mama yang rusak akibat sinar UVA/UVB. Mulai dari tanda-tanda penuaan, kulit kusam dan kering, serta tekstur dan warna kulit tidak merata.
Selain itu, semua produk Mama’s Choice, baik itu Mama’s Choice Daily Protection Face Moisturizer maupun Mama’s Choice Gentle Sunscreen adalah sunscreen yang tidak bikin kusam dan lengket, dan pastinya bebas dari bahan berbahaya seperti alkohol dan paraben karena telah teruji secara dermatologi dan hypoallergenic.
Untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, Mama bisa memakai Gentle Sunscreen dan dapatkan kulit glowing luar dalam dengan Daily Protection Face Moisturizer dari Mama’s Choice!
Baca juga: 5 Tips Memilih Sunblock Anak Terbaik!
Itulah manfaat dan penyebab white cast, jenis-jenis sunscreen, serta cara kerjanya. Lapisan putih yang sempat mengganggu itu ternyata tanda sunscreen sedang bekerja di tempat yang benar.
Klik gambar di bawah ini untuk cek promonya!
Sumber:
Denton-Hurst, T. (2021, September 29). How to Avoid White Cast From Sunscreen. Skincare.com. Retrieved October 27, 2022, from https://www.skincare.com/product-picks/eye-treatment/how-to-minimize-white-cast-in-mineral-sunscreen
Sunscreen: why the white cast is a good thing. (2020, June 3). Amanvida. Retrieved October 27, 2022, from https://www.amanvida.eu/en/blog/post/sunscreen:-why-the-white-cast-is-a-good-thing
Jonuarti, R., Kencana Wungu, T. D., Haryanto, F., & Suprijadi. (2019, January 1). Gel Tabir Surya Berbahan Aktif Titanium Dioksida Dengan Beberapa Variasi Perbandingan Konsentrasi dalam Carbopol (1% b/b). Prosiding Seminar Nasional Fisika. Retrieved October 27, 2022, from http://proceedings.upi.edu/index.php/sinafi/article/view/827
Bedosky, L., & Radusky, R. (2021, July 21). Chemical vs. Mineral Sunscreen: What’s the Difference? Everyday Health. Retrieved October 28, 2022, from https://www.everydayhealth.com/skin-beauty/chemical-vs-mineral-sunscreen-whats-difference/
Paull, R. (2022, June 9). Breaking Down the Differences Between Mineral, Chemical, and Hybrid Sunscreens. Center For Dermatology & Laser Skin Surgery. Retrieved October 28, 2022, from https://www.centerfordermatologyandlaserskinsurgery.com/skin-care/mineral-chemical-hybrid-sunscreens/
3 Tricks To Prevent The Dreaded White Cast From Mineral Sunscreen. (2022, October 12). Glam. Retrieved March 6, 2023, from https://www.glam.com/895460/tricks-for-getting-clearer-skin-overnight/
Catatan: mineral sunscreen bukan "0% bahan kimia", zinc oxide dan titanium dioxide adalah senyawa kimia, sama seperti bahan lainnya. Yang membedakan adalah cara kerjanya: filter mineral bekerja terutama di permukaan kulit dengan penyerapan yang minimal, sementara filter organik sebagian terserap. Itu alasan yang jujur untuk memilihnya, bukan "bebas kimia".
Dan white cast adalah efek tampilan, bukan ukuran perlindungan. Sunscreen yang tidak meninggalkan white cast tidak berarti melindungi lebih sedikit, dan sebaliknya. Yang menjadi acuan adalah SPF dan PA yang tertera, serta pemakaian yang cukup banyak dan diulang tiap dua jam. Soal waktu tunggu, ikuti petunjuk pada kemasan, anjuran mengoleskan 15–30 menit sebelum keluar rumah berlaku untuk kedua jenis. Bahan seperti minyak kelapa bukan filter UV dan tidak menggantikan sunscreen yang teruji.
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.


