Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Cara Mengatasi Speech Delay Pada Si Kecil

Speech delay adalah kondisi ketika seorang anak belum pandai berbicara pada tingkat yang seharusnya. Tentu Mama tidak ingin ini terjadi pada Si Kecil.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Cara Mengatasi Speech Delay Pada Si Kecil

Speech delay adalah kondisi ketika seorang anak belum pandai berbicara pada tingkat yang seharusnya. Tentu Mama tidak ingin ini terjadi pada Si Kecil. Yuk ketahui cara mengatasi speech delay di artikel ini.

Pertumbuhan setiap anak memang berbeda, namun ada beberapa standar pencapaian yang diraih pada rentang usia tertentu. Misalnya dalam hal berkomunikasi. Sejak lahir, bayi sudah berkomunikasi melalui tangisan dan senyumannya.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), ketika menyentuh usia 1 tahun, seharusnya bayi sudah mulai bisa menyebut “Mama” atau “Papa”, atau setidaknya satu kata lainnya. Kemudian itu terus berkembang hingga di usia 2 tahun, bayi sudah bisa menyebut 50-100 kata, dan menggabungkan 2-3 kata seperti “Mama pergi”, “Aku mau makan”.

Speech delay adalah keterlambatan anak untuk dapat meraih pencapaian tersebut. Selain membuat Mama sedih, ini juga bisa menyebabkan Si Kecil frustrasi karena tidak dapat menyampaikan apa yang mereka mau.

“Satu dari lima anak mengalami speech delay, alias menggunakan kata-kata lebih lambat dari anak-anak lain seusia mereka.”, AAP

Ciri-Ciri Speech Delay

Tanda keterlambatan dalam berbicara perlu diketahui sejak dini supaya Mama bisa segera mempelajari cara mengatasi speech delay. Menurut American Academy of Family Physicians , anak yang mengalami keterlambatan berbicara tidak bisa melakukan hal-hal di bawah ini.

  • Mengucapkan kata-kata sederhana (seperti “Mama” atau “Papa”) dengan jelas pada usia 12-15 bulan.

  • Memahami kata-kata sederhana (seperti “tidak” atau “berhenti”) pada usia 18 bulan.

  • Berbicara dalam kalimat pendek pada usia 3 tahun.

  • Menceritakan kisah sederhana pada usia 4 hingga 5 tahun.

Cara Mengatasi Speech Delay

Biar Anak Nggak Gampang Sakit - Mama

Kabar baiknya, speech delay adalah kondisi yang dapat ditangani selama diketahui sejak dini.

“Keterlambatan bicara terkadang bersifat sementara. Anak bisa mengatasinya sendiri atau dengan sedikit bantuan ekstra dari keluarga.”, AAP

Berikut ini beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk mengatasi speech delay.

1. Berbicara sendiri

Perbanyaklah berbicara, termasuk berbicara sendiri. Mama bisa bicara tentang apa yang Mama lihat atau lakukan. Misalnya “Mama melipat baju” atau “Mama memasak nasi.” Menurut Courtney Caruso, terapis wicara dari Amerika menyatakan bahwa walau terkesan aneh, sebenarnya Si Kecil banyak belajar dari kata-kata yang Mama ucapkan.

2. Berikan pilihan

Pancing anak berbicara dengan memberikannya pilihan. Misalnya saat waktu makan, Mama bisa menawarkan “pisang atau pepaya”. Lalu setelah anak memilih, berikan dengan berbicara “ini dia pisangnya”. Pengulangan seperti ini diperlukan untuk membantu Si Kecil mengingat nama-nama benda di sekitarnya.

3. Letakkan mainan agak jauh

Cara lain untuk mengatasi speech delay adalah dengan meletakkan mainan kesukaannya agak jauh dari jangkauan. Dengan begitu, anak jadi terpancing untuk meminta barang tersebut. Mama bisa memulai percakapan selama anak mencari hingga mendapatkan mainan ia yang inginkan.

4. Gunakan musik

Mama juga bisa memancing anak bicara dengan lagu kesukaannya. Ajak Si Kecil melengkapi kalimat dalam lagu tersebut, sambil mempraktekkan gerakan-gerakan lucu supaya anak tertarik.

5. Konsultasikan dengan ahlinya

Kalau bingung, Mama bisa berkonsultasi dengan dokter atau terapis wicara. Dokter dan terapis akan dapat mendiagnosa sejauh mana anak mengalami kesulitan berbicara atau mendengar, sekaligus memberikan solusinya.

Lindungi Anak dengan Produk Perawatan Bayi yang Aman

Kondisi speech delay tentu membuat anak dan orang tua merasa frustrasi. Selain melakukan terapi bicara, Mama juga perlu memperhatikan produk perawatan yang digunakan anak. Jangan sampai Si Kecil banyak terpapar toksin yang dapat merusak tumbuh kembangnya.

Tanpa disadari, banyak produk bayi yang mengandung bahan berbahaya seperti paraben, SLS, SLES, phthalates, triclosan, serta pewangi dan pewarna sintetis. Kandungan toksin ini berpotensi merusak sistem syaraf dan mengganggu perkembangan hormon anak.

Jadi beralihlah ke produk bayi yang aman, seperti Mama’s Choice Baby Must Have Gift Set. Dalam paket ini terdapat 5 produk perawatan yang aman untuk bayi.

Baby Must Have Gift Set

Produk-produk tersebut adalah:

  • Baby Rash Cream, untuk menghilangkan ruam popok, ruam susu, biang keringat, hingga iritasi kulit.

  • Baby Natural Shampoo, sampo bayi yang lembut dan tear-free untuk rambut dan kulit kepala Si Kecil.

Baca juga: 3 Cara Menghindari Toksin Berbahaya untuk Mama dan Bayi

Speech delay adalah gangguan komunikasi yang menyebabkan keterlambatan bicara pada anak. Semoga beberapa cara mengatasi speech delay dalam artikel ini bisa membantu Mama, ya. Semangat Ma!

Lindungi Anak dengan Produk Perawatan Bayi yang Aman

Sumber:

healthychildren.org

familydoctor.org

sunnydays.com

Milestone Hanya Penanda

Rentang perkembangan bicara sangat lebar, dan jumlah kata bukan alat diagnosis. Daftar milestone berguna sebagai penanda untuk memeriksakan, bukan untuk menyimpulkan sendiri.

Yang lebih penting daripada hitungan kata:

  • Apakah Si Kecil memahami yang dikatakan padanya
  • Apakah ia menunjuk, menatap mata, dan menanggapi namanya
  • Apakah kemampuannya terus bertambah

Segera periksakan bila anak kehilangan kemampuan yang sudah dimiliki, berhenti mengucapkan kata yang dulu bisa, atau berhenti menanggapi. Ini selalu perlu penilaian, di usia berapa pun.

Langkah pertamanya biasanya tes pendengaran, karena gangguan dengar adalah penyebab yang sering dan dapat ditangani.

Dan perlu disebutkan jelas: tidak ada paket produk perawatan bayi yang mencegah atau menangani speech delay. Yang membantu perkembangan bicara adalah berbicara dengan Si Kecil sepanjang hari, membacakan buku, menanggapi celotehnya, dan membatasi layar.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

250 ribu+ terjualBaby Rash Cream

Baby Care

Baby Rash Cream

Rp 93.900Rp 129.000hemat 27%

★ 4.9 · 96 ulasan

Baca juga

Tanya kami