Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Seberapa Sering Keramas Bayi Sebaiknya Dilakukan?

Setiap hari, atau dua kali seminggu? Frekuensi keramas bayi menurut usia, dan kenapa terlalu sering justru membuat kulit kepala kering.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 3 menit baca
Perlengkapan mandi bayi tertata di rak kamar mandi

Kulit kepala Si Kecil bersisik dan kering, dan Mama sudah keramasin dia setiap hari.

Itu kemungkinan besar penyebabnya. Di iklim seperti Indonesia memandikan bayi setiap hari memang wajar, tetapi memandikan dan keramas bukan hal yang sama. Dua sampai tiga kali seminggu sudah cukup untuk sebagian besar bayi.

Panduan menurut usia

Bayi baru lahir sampai 3 bulan: dua sampai tiga kali seminggu. Kulit kepala belum banyak berminyak, dan rambutnya masih sedikit. Keramas lebih sering hanya mengangkat minyak alami yang melindungi kulit kepala tipisnya.

3 sampai 12 bulan: dua sampai tiga kali seminggu masih memadai. Naikkan bila si Kecil mulai banyak berkeringat, atau setelah bermain di luar.

1 tahun ke atas: dua sampai empat kali seminggu, tergantung aktivitas. Anak yang aktif bergerak dan berkeringat perlu lebih sering.

Di antara hari keramas, membilas kepala dengan air saja setiap hari sepenuhnya boleh, dan sering itu yang sebenarnya dibutuhkan.

Kenapa terlalu sering justru bermasalah

Kulit kepala menghasilkan minyak alami yang menjaga kelembapan dan melindungi lapisan kulit.

Keramas dengan sampo setiap hari mengangkat minyak itu lebih cepat daripada tubuh menggantinya. Hasilnya kulit kepala kering, bersisik, dan pada sebagian bayi terasa gatal.

Ada juga efek yang lebih sering mengejutkan orang tua: kulit kepala yang terlalu sering dicuci kadang memproduksi lebih banyak minyak sebagai reaksi. Bayi yang keramas setiap hari karena kepalanya terasa berminyak bisa jadi berminyak justru karenanya.

Cara keramas yang tidak membuat mandi jadi menakutkan

  1. Siapkan semuanya lebih dulu: handuk, pakaian, sampo. Bayi tidak boleh ditinggal walau sedetik.
  2. Air suam-suam kuku. Uji dengan bagian dalam pergelangan tangan, bukan telapak, telapak kurang peka terhadap panas.
  3. Topang kepala dan leher dengan satu tangan. Untuk bayi yang lebih besar, memiringkan kepalanya sedikit ke belakang menjauhkan air dari wajah.
  4. Sampo secukupnya, sedikit saja. Busakan di tangan Mama lebih dulu, jangan langsung di kepala bayi.
  5. Pijat lembut dengan ujung jari, bukan kuku. Gerakan memutar kecil.
  6. Bilas sampai benar-benar bersih. Sisa sampo adalah penyebab gatal yang paling sering terlewat.
  7. Keringkan dengan menepuk, tidak menggosok. Rambut bayi halus dan mudah kusut.

Soal ubun-ubun

Banyak orang tua ragu menyentuh bagian lunak di kepala bayi, dan akibatnya area itu tidak pernah benar-benar dibersihkan, yang justru menjadi tempat kerak kepala paling sering menumpuk.

Ubun-ubun dilindungi selaput yang kuat. Membersihkannya dengan lembut sepenuhnya aman. Yang perlu dihindari adalah menekan keras, bukan menyentuhnya sama sekali.

Yang perlu diperiksa pada sampo bayi

Tear-free. Bayi tidak bisa mengatakan matanya perih. Ia hanya menangis, dan setelah beberapa kali, mulai menolak waktu mandi.

Tanpa sulfat keras. Busa melimpah datang dari sulfat, bukan dari daya bersih, dan sulfat mengeringkan kulit kepala.

Tanpa pewangi. Kulit kepala bayi tipis dan lebih mudah bereaksi.

Baby Natural Shampoo kami dibuat tear-free dan bersertifikat Ecocert Organic, dengan busa yang memang tidak melimpah, itu disengaja.

Kalau kulit kepalanya cenderung kering

Kurangi frekuensi keramas lebih dulu, sebelum menambah produk. Ini langkah yang paling sering berhasil dan paling jarang dicoba.

Bila masih kering, Baby Hair Vitamin Lotion bisa dipakai di kulit kepala setelah mandi.

Bila muncul sisik tebal berwarna kekuningan yang menempel, itu kemungkinan kerak kepala, penanganannya berbeda, dan dibahas di artikel terpisah.

Kapan perlu diperiksa

  • Kulit kepala memerah, meradang, atau mengeluarkan cairan
  • Gatal yang membuat bayi rewel
  • Rambut rontok di satu area
  • Sisik yang meluas ke wajah dan badan
  • Bau tidak sedap dari kulit kepala

Pertanyaan yang sering diajukan

Bayi baru lahir perlu keramas berapa kali seminggu?
Dua sampai tiga kali seminggu umumnya cukup. Kulit kepala bayi baru lahir belum banyak berminyak, dan keramas setiap hari justru mengangkat minyak alami yang melindunginya.
Bayi tetap perlu dimandikan setiap hari?
Memandikan setiap hari umum dilakukan di iklim tropis dan tidak masalah. Keramas setiap hari lain soal. Membasuh badan dengan air dan membersihkan lipatan sudah cukup untuk hari-hari di antaranya.
Kalau bayi banyak berkeringat di kepala?
Bilas dengan air saja tanpa sampo. Ini membersihkan keringat tanpa mengangkat minyak alami, dan bisa dilakukan setiap hari bila perlu.
Air hangat atau dingin untuk keramas bayi?
Suam-suam kuku. Air yang terlalu hangat mengeringkan kulit kepala dan bisa memperberat kerak kepala. Uji dengan bagian dalam pergelangan tangan, bukan dengan telapak.
Perlu pakai kondisioner untuk bayi?
Umumnya tidak. Rambut bayi halus dan pendek, dan kondisioner jarang diperlukan. Yang lebih berguna adalah lotion rambut untuk kulit kepala bila cenderung kering atau berkerak.

Sumber

  • Mama's Choice Baby Natural Shampoo — tear-free, Ecocert Organic Certified

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

Baby Natural Shampoo

Baby Care

Baby Natural Shampoo

Rp 57.900

★ 4.8 · 129 ulasan

250 ribu+ terjualBaby Hair Vitamin Lotion

Baby Care

Baby Hair Vitamin Lotion

Rp 92.900Rp 109.000hemat 15%

★ 4.9 · 99 ulasan

Baby Skin Vitamin Lotion

Baby Care

Baby Skin Vitamin Lotion

Rp 68.900Rp 109.000hemat 37%

★ 4.9 · 271 ulasan

Baca juga

Tanya kami