Ruam Susu pada Bayi, 5 Cara Alami Menghilangkan
Salah satu masalah kulit yang biasanya dialami oleh bayi adalah adalah ruam susu. Apakah benar demikian? Penyebab ini dapat berbeda-beda pada setiap orang.

Salah satu masalah kulit yang biasanya dialami oleh bayi adalah adalah ruam susu. Di Indonesia, banyak ibu yang berpikir bahwa ruam susu disebabkan oleh tetesan ASI pada wajah bayi. Apakah benar demikian?
Penyebab Ruam Susu Pada Bayi

Ruam susu tampak kemerahan, gatal, dan muncul di bagian pipi serta leher. Ia tergolong sebagai dermatitis atopik, yakni iritasi yang terjadi pada anak usia dini dan sering diakibatkan oleh riwayat alergi dari orang tua atau keluarganya.

Kesimpulannya, ASI bisa menjadi “perantara” namun bukan penyebab utama ruam susu. Ruam dapat terjadi pada bayi ASI setelah ibunya mengonsumsi alergen makanan, biasanya susu sapi, seafood, telur atau kacang. Penyebab ini dapat berbeda-beda pada setiap orang.
Coba ingat-ingat apa makanan yang baru saja Mama konsumsi yang mungkin jadi pemicunya, atau cari tahu riwayat alergi Mama dan suami, dan sebisa mungkin hindari.
Ruam Susu Pada Bayi Bisa Saja Bukan Ruam Susu
Tidak semua ruam pada wajah atau pipi bayi Mama disebabkan oleh alergi susu atau ASI. Ini tergolong sebagai dermatitis kontak. Penyebab ruam pada wajah atau pipi bayi bisa disebabkan karena:
-
sabun dan deterjen yang keras
-
wewangian kimia
-
kain pakaian yang kasar atau tidak bisa bernapas
-
keringat
-
air liur
-
polusi udara, debu
-
tungau atau jamur
-
panas (biang keringat)
-
infeksi virus atau bakteri
Untuk itu, penting untuk bisa mengidentifikasi ruam apakah yang muncul di wajah Si Kecil. Jika Mama belum yakin benar apakah Si Kecil memang mengalami ruam susu atau iritasi lainnya, mungkin Mama perlu tahu cara membedakan bintik merah di wajah bayi di sini.
Cara Menyembuhkan Ruam Susu Pada Bayi Secara Alami

Jika Mama menemukan bintik merah di wajah bayi, tentu Mama ingin segera menghilangkannya dengan cara alami. Sebab meski bisa menghilang dengan sendirinya, kebanyakan ruam menimbulkan sensasi gatal yang membuat bayi tidak nyaman.
Mama dapat melakukan langkah-langkah berikut:
-
Rawat kulitnya dengan membiarkannya tetap kering dan bersih.
-
Hindari alergen pemicu ruam.
-
Beralih ke sabun, bedak, dan deterjen bayi yang aman.
-
Untuk mempercepat penyembuhan, Mama bisa menggunakan salep ruam yang aman dan alami seperti Mama’s Choice Baby Rash Cream.
Gunakan Produk yang Aman untuk Menghilangkan Bekas Ruam Susu
Mama’s Choice Baby Rash Cream dengan Fast Acting Formula, adalah cara cepat dan aman untuk membantu menghilangkan ruam serta iritasi di kulit wajah bayi.Membantu meredakan ruam dalam 3 kali pemakaian.
Rahasianya terdapat dalam formulasi 8 herbal alami, salah satunya Centella Asiatica yang baik untuk meredakan peradangan! Mama’s Choice Baby Rash Cream hanya mengandung bahan yang lembut dan tidak mengiritasi, sertatelah tersertifikasi Halal.
“Mudah diratakan, tidak terlalu lengket. Biasanya cream ruam gini lengket dan susah diratakan”, Testimoni Mama dalam Home Panel Test

Tak hanya untuk ruam susu saja, salep ini jugadapat digunakan pada seluruh tubuh bayi untuk mengatasi ruam popok, biang keringat, dan lain-lain.
Tisu basah ini juga memiliki kandungan alami yang efektif membunuh 99,99% bakteri dan kuman. Contohnya chamomile untuk pelindungi kulit sensitif bayi dari iritasi, rosemary sebagai antibakteri sekaligus pembunuh kuman, dan aloe vera untuk melembapkan kulit Si Kecil.
Bagaimana, Ma? Sekarang bisa lebih tenang dong untuk mengatasi ruam Si Kecil?
Semoga informasi ini membantu Mama, ya.**
Artikel terkait: Cara Menyembuhkan Ruam Popok Pada Bayi dengan Cepat dan Tepat Sumber: Infant Allergies and Food Sensitivities. (2009, November 2). HealthyChildren.org. Retrieved December 13, 2022, from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/breastfeeding/Pages/Infant-Allergies-and-Food-Sensitivities.aspx
Infant Milk Allergy, Lactose Intolerance, or Something Else? (2021, January 20). WebMD. Retrieved December 13, 2022, from https://www.webmd.com/parenting/baby/milk-allergy-vs-lactose-intolerance
Tunstall, K. (2022, January 6). CMPA (Cow’s Milk Protein Allergy): Advice From a Mum Who’s Lived It. Refined Prose. Retrieved December 13, 2022, from https://www.refinedprose.com/cmpa-cows-milk-protein-allergy/
Krim Pelindung Tidak Menangani Semua Ruam
Krim ruam bekerja dengan membentuk lapisan pelindung, itu efektif untuk ruam popok akibat iritasi, yang merupakan penyebab tersering. Tetapi tidak semua ruam sama:
- Ruam jamur (Candida): merah menyala, berbatas tegas, sering disertai bintik-bintik kecil di sekitarnya, dan tidak membaik hanya dengan krim pelindung. Kondisi ini memerlukan obat antijamur dari dokter.
- Infeksi bakteri: bernanah, berkerak kekuningan, kulit terasa panas. Perlu penilaian dokter.
- Eksim, biang keringat, dan ruam susu punya penanganannya sendiri.
Karena itu, bila ruam tidak membaik dalam beberapa hari, meluas ke luar area popok, melepuh, bernanah, atau disertai demam, periksakan, jangan hanya menambah krim.
Catatan klaim: "bantu redakan ruam dalam 3x pemakaian" berasal dari Mama's Choice Efficacy Test 2021 (n=30), uji penggunaan pada produk jadi di mana peserta melaporkan perbaikan, bukan kesembuhan total, dan bukan uji klinis pembanding. Hasil dapat berbeda pada tiap bayi dan tiap jenis ruam.
Dan satu hal lagi: tisu basah tidak menghilangkan bekas ruam. Bekas kemerahan memudar sendiri seiring kulit pulih. Menggosok dengan tisu justru memperlambatnya, bersihkan dengan lembut, tepuk kering, lalu oleskan pelembap. Klaim antimikroba seperti "99,99%" memerlukan pengujian pada produk jadinya, bukan disimpulkan dari satu bahan di dalamnya.
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

