Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Mengenali dan Mengobati Bengkak Akibat Gigitan Serangga pada Bayi

Gigitan serangga pada bayi seringkali membuatnya tidak nyaman dan menangis. Belum lagi gigitan serangga kerap membuat kulit menjadi bengkak.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 6 menit baca
Bayi dengan pipi kemerahan

Gigitan serangga pada bayi seringkali membuatnya tidak nyaman dan menangis. Belum lagi gigitan serangga kerap membuat kulit menjadi bengkak. Tidak perlu khawatir Ma. Yuk, simak cara mengobati bengkak akibat gigitan serangga pada bayi di sini!

Gigitan serangga dapat terjadi saat anak berada di dalam atau luar rumah. Apalagi pada saat cuaca panas, serangga banyak bermunculan. Baik jenis serangga yang kecil hingga berukuran sedang seperti nyamuk, kutu, lebah, tawon, dan semut.

Sebagian besar gigitan serangga yang menimbulkan ketidaknyamanan ringan dapat diobati sendiri di rumah. Namun, Mama juga perlu tahu tentang jenis gigitan serta sengatan serangga untuk menghindari risiko serius. Terutama jika mulut atau tenggorokan Si Kecil digigit serangga, dan memiliki reaksi alergi yang parah.

Cara Mengenali dan Mengobati Gigitan Serangga

Kebanyakan gigitan atau sengatan serangga menyebabkan bintik-bintik merah dan bengkak pada kulit. Mama perlu mengenali gigitan serangga, agar dapat menggunakan metode pengobatan yang tepat:

1. Nyamuk

Mengingat Indonesia adalah negara tropis, gigitan nyamuk tidak hanya terjadi pada malam hari, tetapi bisa juga sepanjang hari. Gigitan nyamuk akan menyebabkan kulit menjadi bengkak dan merah, disertai rasa gatal. Beberapa nyamuk bahkan dapat menyebabkan penyakit seperti demam berdarah dan malaria.

Menurut dokter anak dari MemorialCare Medical Group California, Trung Tristan Truong, M.D., Mama perlu membersihkan gigitan nyamuk dengan sabun dan air untuk menghilangkan sisa air liur nyamuk. Kemudian oleskan dengan krim atau minyak yang dapat mengurangi rasa gatal dan peradangan.

Mama juga perlu menjaga agar Si Kecil tidak menggaruk bekas gigitan nyamuk. Hal ini malah membuatnya semakin parah, karena menggaruk dapat membuat kulit robek dan berdarah. Hal ini tentu dapat menyebabkan infeksi. Jika ini terjadi, Mama perlu menutup sementara kulit yang terluka dan berikan obat tertentu.

Baca juga: Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada Bayi

2. Lebah

mengobati bengkak akibat gigitan serangga pada bayi

Si Kecil dapat terkena sengatan lebah saat berada di halaman rumah, Ma. Sengatan lebah dapat langsung menyebabkan pembengkakan, kemerahan, serta nyeri. Biasanya Mama akan menemukan bekas sengatan berupa lekukan di tengah pembengkakan. 

Pada beberapa kasus, sengatan lebah dapat tertinggal pada kulit, sehingga Mama perlu mengangkatnya menggunakan kuku atau kartu. Semakin cepat Mama mengangkat sengat, semakin sedikit racun yang akan masuk ke dalam tubuh. 

Bersihkan area yang tergigit dengan sabun dan air, lalu oleskan krim atau minyak untuk mencegah gatal. Jika perlu, berikan obat pereda nyeri yang bisa Mama konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli medis.

Perlu diperhatikan, saat mengeluarkan penyengat, hindari menggunakan pinset atau jari ya Ma. Sebab hal ini akan menyebabkan sakit berlebih akibat sengat banyak menyuntikkan racun ke dalam kulit. Selain itu, jika Mama menemukan tanda-tanda alergi seperti gatal-gatal dan kesulitan bernapas, segera bawa Si Kecil ke dokter.

3. Semut

Gigitan semut akan menimbulkan rasa sakit. Terutama gigitan oleh jenis semut api yang memberikan sensasi terbakar pada kulit. Mama juga bisa melihat adanya cairan pada sekitar area yang membengkak. 

Segera cuci area kulit yang tergigit semut dengan sabun dan air, serta bubuhkan krim gatal. Jika muncul lepuh pada kulit, kompres dengan air dingin untuk mengurangi rasa sakit dan iritasi.

Hindari menggaruk atau memecahkan lepuh pada kulit secara sengaja karena dapat menyebabkan iritasi. Mama juga perlu menjaga kebersihan pada lepuhan yang pecah dengan sendirinya sambil menggunakan salep antibiotik dan perban.

4. Laba-laba

Gigitan laba-laba biasanya menyebabkan kulit menjadi bengkak dan merah. Segera desinfeksi gigitan laba-laba dengan menggunakan sabun, air, lalu oleskan salep antibiotik. Mama dapat mengompres kulit anak menggunakan es untuk mengurangi rasa sakit dan bengkak. 

Jika bekas gigitan menyebabkan kulit memerah, berair, dan dikelilingi oleh warna merah atau ungu, segera temui dokter untuk menganalisa gigitan laba-laba. 

Saat anak mengalami mual, muntah, sakit perut, dan tanda-tanda infeksi lainnya, bawa segera ke dokter ya Ma. Begitu juga jika Mama mengetahui bahwa Si Kecil digigit oleh jenis laba-laba yang beracun dan berbahaya. 

5. Kutu

mengobati bengkak akibat gigitan serangga pada bayi

Gigitan kutu yang menempel pada area kulit kepala atau lainnya dapat menyebabkan rasa gatal. Mama perlu mencari dan menangkap kutu yang menempel pada tubuh anak. 

Mama bisa melakukan konsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai cara mengatasi kutu yang menempel pada kulit kepala anak. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan peralatan pribadi Si Kecil, mulai dari handuk, baju, topi, dan selimut.

6. Tawon

Sama seperti lebah, sengatan tawon juga akan meninggalkan lekukan di area tengah kulit yang bengkak. Sengatan tawon membuat kulit terasa sakit serta mengalami pembengkakan secara langsung. Segera bersihkan kulit dengan air dan sabun, lalu berikan krim pereda nyeri serta gatal. 

7. Lipan

Walaupun jarang terjadi, Si Kecil bisa saja digigit oleh lipan. Terutama saat anak duduk atau berada pada tanah di taman. Gigitan lipan menyebabkan benjolan yang meradang serta rasa gatal. 

Hal yang perlu Mama lakukan saat anak mengalami gigitan lipan adalah segera menemui dokter. Apalagi jika Si Kecil mengalami gatal-gatal yang menyebar, rasa sakit tidak hilang, serta ada tanda-tanda infeksi. 

Baca juga: 7 Cara Aman Menghindari Gigitan Nyamuk Pada Anak & Bayi

Upaya Mencegah Si Kecil Terkena Gigitan Serangga

mengobati bengkak akibat gigitan serangga pada bayi

Mama dapat melakukan cara-cara berikut agar Si Kecil tidak terkena gigitan serangga:

  • Hindari area yang terdapat sarang tawon atau lebah, tempat sampah dengan sisa makanan, serta area basah yang menjadi tempat pertumbuhan nyamuk.

  • Jangan biarkan Si Kecil tidak menggunakan alas kaki saat berjalan di atas rumput

  • Gunakan pakaian panjang dengan bahan katun saat anak bermain di taman.

  • Gunakan tirai pada jendela dan pintu untuk menghalau serangga masuk.

  • Tutup atau perbaiki lubang yang dapat menjadi menjadi pintu masuk serangga ke dalam rumah.

  • Gunakan kelambu pada tempat tidur anak.

  • Hindari penggunaan pakaian cerah di luar ruangan karena menarik perhatian serangga, seperti nyamuk.

  • Hindari menggunakan produk dengan aroma yang kuat dan manis (seperti sabun, parfum, atau lotion bayi).

  • Gunakan semprotan atau obat nyamuk khusus anak-anak.

  • Pastikan kebersihan hewan peliharaan yang dapat menularkan kutu pada anak.

Krim untuk Mengobati Bengkak Akibat Gigitan Serangga pada Bayi

Mama bisa bantu mengobati bengkak akibat gigitan serangga pada bayi menggunakan Mama’s Choice Baby Rash Cream. Krim ini menggunakan bahan alami centella asiatica, rosemary extract, dan sweet almond yang aman dan efektif mengatasi ruam serta kemerahan akibat gigitan serangga. 

baby rash cream Mama

Krim ini membantu menenangkan iritasi ringan pada kulit. Perlu jelas soal batasnya: krim ruam bukan obat untuk semua gigitan atau sengatan, dan tidak mencegah reaksi alergi berat. Krim ini juga tersertifikasi halal, hypoallergenic, dan dermatologically tested. 

Mama dapat mengoleskan krim ini pada seluruh area kulit Si Kecil. Namun hindari penggunaan di area mata, ya.

–

Itulah cara lengkap mengenai jenis dan cara mengobati gigitan serangga pada bayi. Semoga bengkak pada kulit Si Kecil segera sembuh ya, Ma!

Mama’s Choice Baby Hair and Body Wash, sampo bayi

Artikel terkait: Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada Bayi Sumber:

raisingchildren.net.au

parents.com

childrens.com

Kapan Perlu Pertolongan Segera

Sebagian besar gigitan serangga hanya menimbulkan bengkak dan gatal setempat, dan cukup dibersihkan lalu dikompres dingin.

Segera cari pertolongan darurat bila muncul tanda reaksi alergi berat (anafilaksis):

  • Sesak napas, mengi, atau suara napas berbunyi
  • Bengkak pada wajah, bibir, kelopak mata, atau lidah
  • Ruam merah yang menyebar cepat ke seluruh tubuh
  • Bayi tampak sangat lemas, pucat, atau tidak responsif
  • Muntah berulang setelah tersengat

Periksakan ke dokter bila area gigitan makin merah, panas, bengkak, atau bernanah setelah beberapa hari (tanda infeksi), bila muncul demam, atau bila Si Kecil tersengat di dalam mulut atau tenggorokan.

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

250 ribu+ terjualBaby Rash Cream

Baby Care

Baby Rash Cream

Rp 93.900Rp 129.000hemat 27%

★ 4.9 · 96 ulasan

Baca juga

Tanya kami