8 Cara Berkomunikasi dengan Janin Agar Bayi Lahir Cerdas
Sebuah kabar baik untuk Mama! Yuk, cari tahu cara berkomunikasi dengan janin! Ternyata, ada banyak cara untuk berkomunikasi dengan janin.

Sebuah kabar baik untuk Mama! Dilansir dari laman Lohud, ibu hamil yang aktif berbicara dengan janin di dalam kandungannya, dapat melahirkan bayi dengan kemampuan bahasa yang lebih cerdas. Yuk, cari tahu cara berkomunikasi dengan janin!
Dikutip dari Web MD, penelitian juga menunjukkan bahwa bayi bisa menyerap bahasa sejak mereka masih berada di dalam rahim, mulai dari usia kandungan 26 minggu. Yang ditunjukkan penelitian lebih tepat disebut preferensi, bukan pemahaman: bayi baru lahir cenderung lebih responsif terhadap suara dan irama bahasa yang sudah sering ia dengar sejak dalam kandungan. Ini bukan berarti ia sudah 'mengerti' bahasa seperti orang dewasa, kemampuan itu berkembang jauh setelahnya.
Ternyata, ada banyak cara untuk berkomunikasi dengan janin. Selain membuatnya terlahir cerdas, chemistry antara Mama dengan calon bayi juga bisa terbangun sejak dini.
Lakukan 8 cara ini untuk berkomunikasi dengan janin

1. Ajak janin bercengkrama
Seperti dengan menanyakan, βAdek lagi apa di dalam sana, sayang?β,βSudah bisa ngapain aja?β, atau sounding sejak dini tentang harapan-harapan Mama pada tumbuh kembangnya kelak.
Mungkin terlihat lucu dan tidak masuk akal, tapi penelitian telah membuktikannya; aktif berbicara dengan janin dapat membangun kedekatan yang baik antara Mama dan bayinya.
2. Mendengarkan lagu bersama
Ketika Mama mendengarkan lagu tanpa earphone, sebetulnya bayi juga sudah bisa mendengarkannya. Pilih lagu-lagu dengan irama yang tenang, damai, atau yang memiliki kata-kata positif. Lantunan ayat suci Al-Quran juga bisa menjadi pilihan bagi Mama yang muslim π
3. Membacakan buku cerita
Janin akan mengenali suara ibunya secara alami. Ia akan mempelajari dan mengingatnya sejak dalam kandungan. Untuk itu, jika Mama membaca suatu cerita yang positif, jangan hanya dibaca dalam hati. Ucapkan agar si calon bayi juga ikut mendengar, ya, Ma.
4. Mengajak membaca doa
Ini cukup mengharukan. Mengajarkannya tentang doa dan harapan sejak di dalam kandungan. Hal ini juga bisa sekaligus menerapkan kebiasaan berdoa sebelum memulai segala sesuatu.
5. Menuliskan pesan untuk si kecil
Ma, ini cara yang unikβ¦ sekaligus mengharukan. Tuliskan harapan Mama untuk si kecil pada secarik kertas, dan bacakan dengan tenang sambil memberikan sugesti positif pada janin. Mama juga bisa menyimpan surat ini, dan menggunakannya untuk media belajar membaca bagi si kecil nantinya. Duh, manisnya! π
6. Abadikan kehamilan Mama
Tak ada salahnya mengabadikan setiap perubahan bentuk tubuh Mama selama kehamilan. Meski terdengar sedikit narsis, tapi hal ini sangat baik untuk mengenang masa-masa indah ini, Ma! Tunjukkan foto dan ceritakan si kecil tentang pengalaman Mama selama mengandungnya π
7. Menstimulasi gerakan janin
Ajak janin untuk memberikan gelombang cinta sebagai tanda ia mendengar Mama. Beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk menstimulasi gerakan janin adalah membelai atau mengusap perut, menepuk perut secara perlahan, makan makanan manis yang sekiranya janin juga menyukainya, serta olahraga ringan.
8. Berikan sugesti positif untuk kelancaran dalam proses persalinan
Jangan lupa, hari persalinan nanti adalah proses kerjasama Mama dengan si calon bayi. Berikan sugesti positif kepada si kecil sejak dalam kandungan agar proses persalinan menjadi lancar tanpa hambatan.
Katakan, βNanti bisa keluar dari perut Mama dengan mudah ya, Nak..β, βNanti bantuin Mama ya, Nak, pas mau lahir kasih tau jangan mendadak..β, atau βLahirnya pas ada Papa atau keluarga lain di rumah aja ya, sayang, biar Mama nggak sendirian.β, dan lain-lain.
Nah, jangan lupa juga untuk melibatkan Papa dalam setiap aktivitas ini. Semakin dekat komunikasi Mama dengan janin, semakin erat juga chemistry yang terbangun saat bayi Mama lahir nanti.
Selamat mencoba, Ma! π
Untuk merawat diri selama kehamilan dan menyusui dengan aman, nyaman, serta tenang, pastikan #PilihanAmanMama sudah menjadi yang utama.
co.id/mamaschoiceid?
Baca sekarang:
-
9 Masalah Kulit Saat Hamil, Nomor Berapa Saja yang Mama Alami?
-
Kenali Penyebab Perut Kencang Saat Hamil, Beda Usia Kandungan Beda Juga Penyebabnya!
-
Mual Saat Hamil? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

